Sejarah


 Laboratorium Jurusan Ilmu Komunikasi dibentuk bersamaan dengan lahirnya Jurusan Ilmu Komunikasi pada tahun 2004. Kehadiran laboratorium jurusan Ilmu Komunikasi sebenarnya digunakan untuk membantu proses-proses akademik dan proses-proses belajar mengajar, terutama pada praktek mahasiswa. Karena itu laboratorium berusaha memberikan pelayanan maksimal kepada semua stake holder, termasuk mahasiswa.

 Akhir tahun 2012 laboratorium Jurusan Ilmu Komunikasi mengalami renovasi total dan pemindahan lokasi dari semula berada di Gedung Kuliah Bersama (GKB) Universitas Brawijaya, ke lokasi baru di Gedung A lantai 7 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya. Renovasi dan pemindahan lokasi tersebut bertujuan untuk memaksimalkan pelayanan dan penggunaan laboratorium pada semua stake holder yang ada, serta sebagai penunjang proses belajar mengajar. Hal itu menjadikan laboratorium Jurusan Ilmu Komunikasi  bisa digunakan sebagai wahana praktek mahasiswa dalam mata kulian berpraktikum. Di samping itu pemindahan dan renovasi laboratorium tersebut menghasilkan intergasi pada fungsi laboratorium yang ada, saat ini laboratorium jurusan ilmu komunikasi memiliki kemampuan yang relatif memadai untuk produksi program-program radio dan televisi. Karena itu laboratorium Jurusan Ilmu Komunikasi juga dikenal sebagai laboratorium broadcasting atau laboratorium penyiaran.

 Pada pertengahan tahun 2013, laboratorium Jurusan Ilmu Komunikasi meningkatkan kinerjanya dengan membawahi aktivitas pembuatan modul dan pelatihan, serta forum diskusi untuk pengembangan ilmu. Hal itu dilakukan demi meningkatkan dukungan laboratorium pada Jurusan Ilmu Komunikasi, di samping sebagai upaya peningkatan pelayanan.